21 October 2014
21 September 2014
tentang : maaf
karena apa yang kita pikir selalu ada ternyata tidak untuk lama
karena apa yang kita pikir bisa ternyata tidak berhasil ada
karena kita tidak lagi berbagi rasa yang meraja
maaf karena semua,
karena sesal ini milikku juga.
karena apa yang kita pikir bisa ternyata tidak berhasil ada
karena kita tidak lagi berbagi rasa yang meraja
maaf karena semua,
karena sesal ini milikku juga.
14 July 2014
belum siap
aku hanya berjalan di tempat
kenapa mendadak satu tahun sudah lewat?
anda belum beruntung, coba lagi.
kenapa mendadak satu tahun sudah lewat?
anda belum beruntung, coba lagi.
01 July 2014
frustasi
saya terus bilang saya perlu waktu.
tapi nyatanya semua tahu
waktu tidak banyak membantu
hanya mencipta jarak untuk semakin meragu.
saya ingin segera tahu.
tapi nyatanya semua tahu
waktu tidak banyak membantu
hanya mencipta jarak untuk semakin meragu.
saya ingin segera tahu.
19 June 2014
ulang tahun
andai semua bisa seindah cerita dalam buku.
sampai saat itu tiba,
maaf saya tidak berada di sana.
memberi kamu selamat dan bercanda tawa
membawa kue dan memulai pesta
sampai saat itu tiba,
saya hanya bisa menyelipkan doa.
semoga kamu bahagia,
karena kamu layak menerima cinta.
selamat ulang tahun, yang teristimewa.
sampai saat itu tiba,
maaf saya tidak berada di sana.
memberi kamu selamat dan bercanda tawa
membawa kue dan memulai pesta
sampai saat itu tiba,
saya hanya bisa menyelipkan doa.
semoga kamu bahagia,
karena kamu layak menerima cinta.
selamat ulang tahun, yang teristimewa.
18 June 2014
hati-hati hati
hati tidak pernah hati-hati
selalu mencari,
enggan berhenti,
menyakiti tanpa pasti.
andai bisa memilih isi hati.
selalu mencari,
enggan berhenti,
menyakiti tanpa pasti.
andai bisa memilih isi hati.
25 May 2014
saya kira sudah berakhir,
ternyata kabur tidak membawa saya kemana-mana.
ketika membuka mata, saya masih ada di lubang yang sama.
dengan luka-luka yang kian menganga,
dan hati yang tetap tersiksa.
dan sekarang saatnya kembali ke yang nyata.
ketika membuka mata, saya masih ada di lubang yang sama.
dengan luka-luka yang kian menganga,
dan hati yang tetap tersiksa.
dan sekarang saatnya kembali ke yang nyata.
20 April 2014
kapan kita bertemu lagi?
rasanya saya sadari
kamu tak terganti
andai bisa kita tahu pasti
apa kata hati
kamu tak terganti
andai bisa kita tahu pasti
apa kata hati
14 April 2014
07 April 2014
andai andai
semua bisa kembali nyata,
rasa-rasa yang membawa kita bersama
romansa yang sudah lama kita jaga
dan kotak kecil yang membawa kita.
karena aku tidak ingin berhenti mencinta hanya karena beginilah adanya.
rasa-rasa yang membawa kita bersama
romansa yang sudah lama kita jaga
dan kotak kecil yang membawa kita.
karena aku tidak ingin berhenti mencinta hanya karena beginilah adanya.
06 April 2014
04 April 2014
koma
ini sudah terlalu lama,
tapi apa daya kesiapan kita untuk menghadapi kenyataan nyatanya nol besar.
tapi apa daya kesiapan kita untuk menghadapi kenyataan nyatanya nol besar.
tentang yang harus dan tidak harus
seandainya kamu mengerti
bukan benar atau salah yang berarti.
aku tidak peduli siapa yang lebih dulu menarik diri
tapi kenapa sekarang semua menjadi basa basi?
apa memang kita tidak harusnya menuju satu titik bersama?
atau haruskah kita paksa?
bilakah genggammu terlalu kuat?
atau haruskah aku rela dalam sesak?
bilakah cintaku terlalu bebas?
atau haruskah kamu rela dalam sepi?
atau haruskah kita paksa?
bukan benar atau salah yang berarti.
aku tidak peduli siapa yang lebih dulu menarik diri
tapi kenapa sekarang semua menjadi basa basi?
apa memang kita tidak harusnya menuju satu titik bersama?
atau haruskah kita paksa?
bilakah genggammu terlalu kuat?
atau haruskah aku rela dalam sesak?
bilakah cintaku terlalu bebas?
atau haruskah kamu rela dalam sepi?
atau haruskah kita paksa?
03 April 2014
surat rasa #2
lucu jika membayangkan dulu kita begitu tergila-gila untuk menjadi nyata.
waktu telah banyak berlalu, dan rasa itu kian terasa jauh.
kenapa? tanya kamu selalu.
tapi untuk menjawab aku tak pernah mampu.
dalam hati kita tahu ini tidak benar.
seperti kamu tahu betapa aku selalu menatapmu nanar
dan tahu bahwa rasa telah pudar.
jadi apa bisa kita berhenti bertanya,
dan biar saja berjalan apa adanya?
biar yang ada tetaplah ada,
dan yang hilang biarlah tiada?
atau kamu mampu menjawab,
dan melepas semua?
karena sekarang aku tidak lagi bisa berkata.
karena untuk sekarang yang ada tidak ingin ku tiada.
karena aku tidak berani jawab iya.
waktu telah banyak berlalu, dan rasa itu kian terasa jauh.
kenapa? tanya kamu selalu.
tapi untuk menjawab aku tak pernah mampu.
dalam hati kita tahu ini tidak benar.
seperti kamu tahu betapa aku selalu menatapmu nanar
dan tahu bahwa rasa telah pudar.
jadi apa bisa kita berhenti bertanya,
dan biar saja berjalan apa adanya?
biar yang ada tetaplah ada,
dan yang hilang biarlah tiada?
atau kamu mampu menjawab,
dan melepas semua?
karena sekarang aku tidak lagi bisa berkata.
karena untuk sekarang yang ada tidak ingin ku tiada.
karena aku tidak berani jawab iya.
Subscribe to:
Posts (Atom)