kata orang semua terjadi dengan alasan.
namun nyatanya kita tak pernah bisa menjawab dengan pasti,
satu pertanyaan yang selalu ada.
"kalian teman dari mana?"
sekali, dua kali, berkali-kali.
selalu hanya dijawab dengan tawa, atau canda yang lalu kita bahas di momen-momen gila yang selalu ada.
tanpa landasan yang nyata,
tanpa alasan yang pasti,
tapi kita selalu kembali.
"kenapa kita bisa berenam?"
selalu tidak selesai dibahas,
terbawa obrolan yang lain yang selalu seru,
atau terbawa tidur ketika akhirnya kita lagi-lagi membuang-buang waktu demi tidur berdesakan ramai-ramai di lantai yang akhirnya menjadi sakit punggung di esok harinya.
terkadang terdengar bodoh,
dan membuang-buang waktu yang katanya sangat berharga,
tapi toh kita menikmatinya.
dengan segala kegilaan dan kesintingannya,
rasa syukur itu akhirnya meluap.
terima kasih :)
ilka jovita
garry cristofel
martinus andika
ranita rosalia
lydia angelina
30 November 2010
23 November 2010
22 November 2010
18 November 2010
15 November 2010
letting go
tak bisa dihindari,
rindu ini.
malaikat-malaikat abu-abu itu,
melekat di hati.
saya kangen rumah,
kalian.
rindu ini.
malaikat-malaikat abu-abu itu,
melekat di hati.
saya kangen rumah,
kalian.
surat yang tersimpan di balik hati.
"Saya bukan khayalan, saya kenyataan yang masih menjadi bayangan. Begitu juga denganmu yang menjadi bayang. Saya ingin kamu menjadi nyata, begitu juga dengan diriku. Tidak hanya dibalik kegelapan diatas teriknya matahari pagi."
kamu selalu membuatku jatuh cinta.
08 November 2010
Subscribe to:
Posts (Atom)